VeloloQin Hailong yang berusia 68 tahun dulunya adalah sosok berpengaruh yang disegani banyak orang. Pada malam Tahun Baru Imlek, ia dengan sepenuh hati membantu menyiapkan makan malam untuk keluarga anaknya, namun justru diminta pergi dan tinggal di hotel karena orang tua menantunya datang berkunjung. Dua puluh tahun pengorbanannya dibalas dengan sikap dingin dan penghinaan. Hatinya benar-benar hancur. Qin Hailong pun memilih meninggalkan rumah tersebut tanpa ragu. Keluarga anaknya mengira ia tidak akan mampu hidup tanpa mereka, tanpa menyadari bahwa kehidupan nyaman yang mereka nikmati selama ini justru bergantung pada pengorbanan sang ayah. Baru setelah semuanya berubah, mereka menyadari kesalahan mereka, namun saat itu penyesalan sudah tidak lagi berarti.